Pages

  • Home

𝑪𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂 𝑻𝒂𝒏𝒑𝒂 𝑩𝒂𝒕𝒂𝒔

ʙʏ ᴀᴢᴋᴀ ʜᴀɴɪꜰᴀʜ

    • Kisah
    • Opini
    • Jejak
    Sumber : pinterest

    Setiap orang mempunyai cara untuk membuat dirinya terlihat bahagia. Membuat kisah yang indah dan memilih jalan yang 'benar' versi mereka. Kita hanya perlu menjadi saksi bahkan penikmat kebahagiaan orang-orang yang berada di sekeliling kita. Namun tak semua derai air mata bahagia akan bermuara menjadi senyum, tak jarang mereka akan menjelma menjadi luka. Dan disaat luka itu datang, tidak boleh seorang pun yang boleh menjudge mereka. Disinilah tugas kita sebagai insan untuk menunjukan sisi 'tulus'. Bagaimana caranya? Dengan membasuh luka versi hati nuranimu. Pernah kah kamu merasakan sakit hati luar biasa disaat orang lain tertawa ketika dirimu terjatuh? Seharusnya kamu tidak boleh marah. Bicaralah dengan hatimu. Keburukan apa yang sudah kamu lakukan sehingga mereka tak bersimpati denganmu? 
    Seringkali kita tumbuh menjadi pribadi yang suka mengumpat, menyalahkan keadaan. Tanpa tau kejelekan apa yang sudah kita buat.
    Continue Reading
    Halooo selamat datang di blognya Azka Hanifah. Jreng jreeeeenng.. 
    Ini adalah tulisan pertama gue di blog. Sebenernya gue udah lamaa banget punya blog kalau gak salah sejak SMP kelas 2. Fyi sekarang gue mahasiswa semester 7. Hihi udah berapa tahun gue anggurin nih blog. Ini blog gue yang entah keberapa gue bikin. Kenapa? Karena tiap gue bikin blog, gue slalu lupa email plus passwordnya daan gue punya blog sejak jaman dahulu kala bukan buat nulis. Terus buat apa? Buat gue ganti2 templatenya. Hahaahha.. Absurd banget kerjaan gue. 
    Oke balik ke tulisan. Maksudnya isi dari tulisan gue yang sebenernya. Jadi enam hari lagi gue bakalan jadi "mahasiswa tingkat akhir" yang akan memasuki dunia "perskripsian" dan sampai detik ini gue belum dapat JUDUL. Makanya gue nulis. 

    Ditulisan ini gue mau cerita dikit mengenai fenomena "kekinian" yang sedang melanda generasi millennial. Satu tahun yang lalu gue ikut bubar alumni SMA angkatan 2014. Itu pertama kalinya gue ketemu lagi dengan alumni SMA gue sejak kabar kelulusan mengaum. Yup. Sejak saat itu gue gak pernah lagi ketemu sama mereka. Bukan karena apa, karna gue terlalu sibuk dengan urusan gue *sok banget sih*. Rata-rata teman2 gue sewaktu SMA pada lupa sama gue. Ngeliat gue yang sekarang agak "berisi" dibanding waktu dulu gue masih kurus. Walaupun sekarang gue masih tetep ngerasa kurus :'(. Dan mereka pada nanyain "eh lu kuliah dimana? Jurusan apa?". Lha gue bingung mau jawab apa. Berarti jurus gue menghilang selama ini berhasil. Gue jawab aja "gue gak kemana2. Gue di padang". Pas gue tanya kenapa, mereka bilang "soalnya elu gak kekinian sih kyak si ono (nunjuk selebriti di sekolah)". Jadi gue mikir, apakah gue harus jadi generasi kekinian biar gue dikenal? Apa tidak ada cara lain? 

    Sumber : pinterest

    Jujur dengan fenomena seperti ini gue agak merasa miris sekaligus kasihan. Why? Karna remaja seusia kita yang seharusnya masih mikirin pendidikan, bahagiain orang tua perlahan2 tergeser dengan keinginan untuk menjadi generasi "kekinian" dengan cara yang tidak wajar. Gue mengaitkan istilah kekinian dengan "social climber". Semata-mata hanya untuk mendapatkan pengakuan sosial. Oke gak masalah kalian jadi generasi kekinian dengan segudang prestasi. Tapi gimana kalau dengan cara menghabiskan uang untuk membeli segala sesuatu agar terlihat wah dan "hits", nongkrong di kafe mahal, jajan yang berkelas sampai kantong bolong? Tak jarang mereka yang ingin mengejar "predikat" tersebut rela ngelakuin apa aja. Yang parahnya lagi, mereka meninggalkan karakter asli dan "gengsi" dengan realita. Gue punya teman yang seperti itu sampai jadi gunjingan sekos karena kelakuannya. Dan dia sama sekali gak peduli asalkan tujuannya tercapai. Dan yang jadi korban siapa? Temannya. Apalagi kalau yang jadi korban itu orang tua nya sendiri. Disekolahin biar bener, dikuliahin biar bener eh malah menyimpang.

    Tidak ada yang bisa disalahkan mengenai kejadian ini. Gue juga bingung siapa yang mencetuskan istilah kekinian sampai2 mereka berbondong-bondong mengkuti alur untuk menjadi seorang yang hits? Buat yang udah baca tulisan gue, makaasih banget. Buat kalian yang punya adik, teman, sodara, pokoknya orang terdekat kalian yukk saling mengingatkan agar fenomena ini tidak menjerumuskan kita dan mereka ke hal yang negatif. Kekinian yang berfaedah itu "kekinian dengan prestasi yang memberikan manfaat yang besar bagi orang lain".
    Continue Reading
    Newer
    Stories

    Azka's Blog

    Photo Profile
    AZKA HANIFAH
    Backend Engineer

    A backend engineer from Indonesia. Have passionate Backend and UI/UX Design. But I am still a woman that loving beauty and code.

    Follow Me

    • linkedin
    • twitter
    • instagram

    Labels

    Beauty Daily Interview Jejak Kisah Opini Skincare Story Tips Tutorial

    Archive

    • ►  2022 (1)
      • ►  Desember 2022 (1)
    • ►  2021 (1)
      • ►  Desember 2021 (1)
    • ►  2020 (4)
      • ►  Juni 2020 (1)
      • ►  Januari 2020 (3)
    • ►  2019 (11)
      • ►  November 2019 (1)
      • ►  September 2019 (1)
      • ►  Agustus 2019 (6)
      • ►  Mei 2019 (2)
      • ►  Januari 2019 (1)
    • ►  2018 (13)
      • ►  Desember 2018 (2)
      • ►  November 2018 (3)
      • ►  Oktober 2018 (3)
      • ►  September 2018 (1)
      • ►  Agustus 2018 (3)
      • ►  Februari 2018 (1)
    • ▼  2017 (2)
      • ▼  Agustus 2017 (2)
        • Bahagiamu Tangismu
        • Kok Gak Kekinian?

    Statistic

    Podcast Twitter Instagram Tumblr

    Created with by BeautyTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates

    Back to top