Dibalik Menjadi Developer
14.20
Tulisan ini gue bikin disela-sela jam kerja, nyolong waktu gitu. Biar tetep produktif dan sepertinya sudah jadi kebiasaan kalau after deployment pasti rada "gabut". So lets talk about this topic ..
Sebenernya gue gak ikutan deploy karena pasti lembur (gak diizinkan pulang malem), jadi gue kebagian standby pagi keesokan harinya. Not bad lah. Temen-temen gue yang lembur itu besoknya diizinkan buat cuti alias libur, karena memang deploy-nya baru kelar pas mau hampir subuh. Dan mereka baru balik ke kosan sekitar jam 6 pagi.
Mungkin sebagian dari kalian banyak yang bertanya-tanya "deployment itu apa?"
Next yaa gue bakal bahas tentang tahap-tahap yang dilakukan agar sebuah aplikasi/web bisa diakses untuk publik. Mungkin bakal collab juga sama temen, jadi tunggu aja (kalau inget dan gak lupa hehe).
Jadi beberapa waktu lalu, gue iseng-iseng bikin story ig dan naro "question box" disitu. Gak berharap lebih sih karena memang beberapa kali gue naro question box juga gak ada response (respon ecek-ecek gitulah, gak dibalas jg gak apa-apa karena kalau dibalas pun gue nganggepnya malah kayak spam, story ig gue titik-titik dan pastinya bakal di-skip karena unfaedah). Nah entah kesambet apa jadi hari itu "lumayan banyak" yang nanya masalah coding, pemrograman, dll ke gue. Yang bikin gue seneng apa, karena question yg mereka lempar ke gue rata-rata memang berbobot! Gile, tengs banget buat kalian. Berkat kalian juga gue makin banyak belajar, yang tadinya gak pernah kepikiran sm gue, tapi krena question kalian gue jd ikutan "berpikir". Beberapapun ada yang berlanjut via DM. Nah, tulisan gue kali ini juga lahir berkat "request" salah satu dari kalian, tentang story kenapa gue jadi developer.
Guys, gue jadi developer baru 11 bulan. Belum genap setahun, jadi so sorry kalau cerita gue masih pendek. Diambil sisi positifnya aja, jangan julid ya (mohon maaf suhu-suhu diluar sana kalau kebetulan baca cerita gue, kalau ada yg salah tolong nasehati dan kasih gue motivasi ya :( ).
Gue lahir, tumbuh dan besar di kota Padang. Kelas 5 SD, orangtua memutuskan untuk balik ke kampung halaman karena alasan "urgent". Sampai gue tamat SMA. Masih inget, SMP kelas 2 itu pertama kali gue berkenalan dengan "blog" berkat sebuah buku yang dibeliin bokap. Dari dulu gue suka baca dan kepo. Gue anaknya visual banget, suka sama hal yang berbau desain tapi gak ada skill ngedesain. Lu tau kan kalau template default blog itu "gitu-gitu doang?". Gak ada yang menarik. Membosankan. Berkat rasa ingin tau, gue berusaha untuk mencari tau "ini cara ganti templatenya gimana?". Dan, masalah pertama selesai. Timbul masalah kedua, "kok ada tulisan yg begini? kok diblog orang lain bisa gini-gini? gimana cara ngubah menu?". Gue searching lagi dong, dan jawabannya? EDIT YOUR HTML TEMPLATE! Gue yang sama sekali gak tau dan gak paham apa itu HTML, akhirnya coba nyari bahan bacaan dan ulasan mengenai HTML. Disitulah awalnya gue tertarik dengan "pemrograman".
Like a Magic! Bayangin aja, berkat sebuah code "gak jelas" itu, bisa menghasilkan sebuah tampilan yang bagus, bisa build sebuah web dan aplikasi. "Kok bisa ya??", sebuah pertanyaan yang selalu terlintas di benak gue. Gue pernah beberapa kali nanya ke guru TIK, tapi jawabannya malah lebih gak jelas dari code-code itu. Mau searching pun gue tetep butuh penjelasan lebih. Sempat terhenti pencarian gue dan kembali "menggebu" pas SMA. Gara-gara ada OSN cabang Komputer. Lagi-lagi gue harus kecewa, pengen marah gitu. Karena OSN cabang komputer tidak begitu mendapatkan perhatian di sekolah gue. Dan guru yang bertugas untuk ngelatihpun kadang juga sibuk. Sedangkan OSN cabang kayak matematika, fisika itu pelatihnya didatangkan dari luar. Rata-rata dosen. Hasilnya gue bareng temen kudu belajar sendiri, tapi tetep saja. Kami tak lulus.
Tibalah waktunya gue harus kuliah dan memilih jurusan. Alangkah bahaginya ketika gue berhasil kuliah di jurusan yang gue mau, walaupun dia gak pure ngoding. Tapi lebih banyak ke hardware. Di jurusan itu gue belajar C/C++, Java, Delphi, Visual Basic. Dan ada matakuliah pilihan "Web Programming". Gue seneng banget dong! Akhirnya ada juga seorang yang berkompeten mengajar di bidang itu, penantian gue selama ini yang slalu tanpa kepastian akhirnya terbalas! Alhamdulillah.. Sampai lulus pun, gue memutuskan buat kerja jadi seorang Web Developer.
Oke, sudah terjawab ya darimana datangnya buat jadi developer.
Perjalanan menuju menjadi seorang "developer", bagaimana??
Next akan gue bahas di postingan selanjutnya. Tanpa sadar ternyata cerita gue panjang banget hhahaha kelepasan, keyboard gue jebol coy :D
Byebye, pending dulu ye....

0 komentar